Definisi Operasional: Pengertian, Cara Membuat, Contoh

  • Whatsapp
definisi operasional

Definisi operasional menjadi fokus bahasan kita kali ini. Langkah selanjutnya setelah mengidentifikasi variabel yaitu menetapkan instrumen penelitian. Instrumen adalah alat atau teknik pengambil data dalam penelitian. Untuk bisa melakukannya, Anda terlebih dahulu harus mengoperasionalkan variabel yang telah ditetapkan.

Pengertian Definisi Operasional

Definisi operasional adalah pernyataan yang menerangkan tentang definisi, cara ukur, alat ukur, hasil ukur, dan skala ukur dari variabel-variabel yang akan diteliti.

Menurut Wahab, Definisi operasional adalah mendefinisikan variabel secara operasional berdasarkan katakteristik yang diamati, sehingga memungkinkan peneliti untuk melakukan observasi atau pengukuran secara cermat terhadap suatu objek atau fenomena

DF didasarkan atas sifat-sifat hal yang dideflnisikan yang dapat diamati (diobservasi). Konsep dapat diamati atau diobservasi ini penting, karena hal yang dapat diamati itu membuka kemungkinan bagi orang lain.

Selain peneliti untuk melakukan hal yang serupa, sehingga apa yang dilakukan oleh peneliti terbuka untuk diuji kembali oleh orang lain. Tiap-tiap peneliti dapat membuat definisi operasional yang berbeda untuk penelitiannya meskipun variabelnya sama dengan penelitian yang lain.

Hal ini karena berdasarkan dengan apa yang akan dilakukan di penelitian nantinya. Namun harus tetap logis dan berdasarkan definisi konsep tetapi tidak perlu mencantumkan daftar pustaka (referensi).

Perbedaan Definisi Konsep dan Definisi Operasional

Bedanya dengan definisi konsep apa sih?

Definisi konsep disusun atas dasar aturan, buku, pedoman, kamus yang baku dan lain-lain, sehingga sifatnya umum dan abstrak. Definisi operasional lebih kongkrit daripada definisi konsep agar dapat dilakukan oleh peneliti.

Cara membuat Definisi Operasional

Berikut ini kami paparkan cara penyusunannya. Sebelumnya anda harus memahami cakupannya, sebagai berikut:

  • What, kegiatan apa yang dilakukan oleh peneliti agar variabel yang didefinisikan terjadi.
  • Who, siapa subjek yang dikenai sasaran. Yaitu ada penjelasan tentang subjek penelitian atau responden.
  • How, bagaimana variabel yang didefinisikan beroperasi yaitu penjelasan tentang cara menyimpulkan data, misalnya dilakukan dengan pengisian kuesioner, observasi, wawancara, dan lain-lain.
  • Pengelompokkan hasil penilaian atau satuan hasil penilaian variabel yaitu penjelasan tentang skala data pengukuran variabcl, misalnya menggunakan skala nominal, ordinal, interval, rasio.
  • Ciri yang nampak dari variabel yang didefinisikan yaitu penjelasan lebih lanjut tentang kategori berdasarkan skala pengukuran variabel yang digunakan. Bila menggunakan skala nominal atau ordinal, maka perlu didcfinisikan masing-masing kategorinya. Misalnya penghasilan keluarga dikategorikan rendah, sédang, tinggi, maka perlu didefinisikan yang dimaksud rendah, sedang, tinggi tersebut. Bila menggunakan skala data interval atau rasio, maka cukup dijelaskan satuan ukuran yang digunakan, misalnya suhu menggunakan satuan derajat Celcius, tinggi badan menggunakan satuan cm, dan lain-lain.

Contoh

Berikut kami berikan contohnya, sebagai bahan bacaan:

No.VariabelDefinisi OperasionalJenis Data
1.Perilaku prososial donor darahPerilaku prososial adalah kemampuan individu untuk menolong yang terencana terhadap individu lains secara sukarela dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Perilaku prososial donor darah diungkap dengan skala prososial donor darah berdasarkan aspek-aspek tertentu.Ordinal, dengan 4 kategori:
1= Sangat tidak setuju
2=Tidak setuju
3= Setuju
4= Sangat setuju
2.Persepsi resiko dalam berdonor darahPersepsi resiko adalah persepsi seseorang terhadap peluang terjadinya kerugian yang diukur berdasarkan 4 dimensi persepsi resiko, terdiri dari: resiko ketidaknyamanan, resiko psikologis, resiko kesehatan, dan resiko sosialOrdinal, 1 = sangat tidak setuju sampai dengan 5 = sangat setuju.
3.Niat Donor DarahNiat donor darah adalah ukuran sejauh mana individu termotivasi untuk donor darah, dengan indikator: saya ingin donor darah, saya akan donor darah, saya berniat donor darah, saya berkomitmen donor darah, saya berjanji donor darah.Ordinal, 1 = sangat tidak setuju sampai dengan 5 = sangat setuju.

WAJIB BACA: Jenis Penelitian dari Segala Sudut Pandang

Demikian penjelasan tentang definisi operasional lengkap dengan cara pembuatan dan contohnya. Kami Ucapkan terima kasih, jangan lupa untuk melakukan share ke semua akun media social anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *